PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Provinsi Riau mulai mengalami penurunan .
Penurunan harga itu disebabkan terkoreksinya harga saham sektor sawit.
Penurunannya pun juga cukup menggerus harga yang sebelumnya sempat mencapai puncak nyaris mendekati Rp2.400 per kilogram.
Pekan ini, tercatat, harga sawit untuk usia paling produktif, 10-20 tahun berada di angka Rp2.240.92 per kilogram atau turun sekitar Rp120,23 per kilogram, atau sekitar 5,09 persen dari harga minggu lali.
Kabid Perdagangan dan Promosi Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja menjelaskan, secara rerataan, harga TBS kelapa sawit periode 07-13 April 2021 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit.
“Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp120,23/Kg atau mencapai 5,09% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp2.240,92/Kg,” ungkapnya, Selasa (6/4/2021) dilansir dari mediacenterriau.
Berikut ini daftar harga TBS sawit di Riau untuk sepekan kedepan:
Umur 3 tahun - Rp 1.665,69
Umur 4 tahun - Rp 1.799,10
Umur 5 tahun - Rp 1.960,72
Umur 6 tahun - Rp 2.007,09
Umur 7 tahun - Rp 2.085,34
Umur 8 tahun - Rp 2.142,29
Umur 9 tahun - Rp 2.190,98
Umur 10-20 tahun - Rp 2.240,92
Umur 21 tahun - Rp 2.148,76
Umur 22 tahun - Rp 2.138,33
Umur 23 tahun - Rp 2.129,63
Umur 24 tahun - Rp 2.042,69
Umur 25 tahun - Rp 1.994,87
Indeks K: 89,02%
Harga CPO Rp9.766,74
Harga Kernel Rp7.051,91
Dia menambahkan turunnya harga TBS minggu ini karena saham emiten kelapa sawit kembali melemah pada awal perdagangan sesi I Selasa, 30 Maret 2021. Di tengah penurunan kembali harga komoditas minyak kelapa sawit pada perdagangan 29 Maret 2021.
Harga CPO drop 1,9% dibanding posisi penutupan pekan lalu. Kini harga minyak nabati unggulan Indonesia dan Malaysia ini dibanderol di RM 3.621/ton dan menjadi harga terendah dalam hampir satu bulan terakhir.
“Kendati mengalami penurunan, harga minyak sawit diperkirakan masih berpeluang menguat,” sebutnya.(R04/mcr)

